VISI.NEWS|BANDUNG -Perjalanan Barcelona ke semifinal Copa del Rey berlangsung penuh ketegangan dan drama. Bermain di Estadio Carlos Belmonte, Rabu (04/02/2026) dini hari WIB, Barcelona harus bekerja keras sebelum akhirnya menyingkirkan Albacete dengan skor 2-1 pada laga perempat final.
Dominasi penguasaan bola tidak serta-merta membuat Barcelona leluasa. Albacete tampil disiplin dan berani menekan sejak awal, memaksa tim tamu kesulitan menemukan celah di babak pertama. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-39 melalui aksi individu Lamine Yamal yang melepaskan tembakan kaki kiri ke sudut gawang usai melakukan pressing tinggi.
“Kami tahu pertandingan ini tidak akan mudah. Mereka bertahan sangat dalam dan menunggu kesalahan kami,” kata pelatih Barcelona, Hansi Flick.
Selepas jeda, Barcelona meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya datang pada menit ke-56 ketika Ronald Araujo mencetak gol kedua lewat sundulan keras memanfaatkan sepak pojok Marcus Rashford. Keunggulan tersebut sempat memberi kesan Barcelona akan menutup laga dengan nyaman, namun situasi di lapangan justru semakin panas.
Albacete bangkit dan beberapa kali mengancam gawang Barcelona. Drama memuncak pada menit ke-85 saat tuan rumah sempat menjebol gawang lawan, tetapi gol tersebut dianulir setelah VAR menyatakan adanya posisi offside dalam proses serangan.
“Itu momen paling menyakitkan bagi kami. Kami sudah merayakan, lalu semuanya dibatalkan,” ujar bek Albacete, Javi Moreno.
Dua menit berselang, Albacete akhirnya memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Moreno yang memanfaatkan tendangan bebas Lazo. Stadion bergemuruh dan tekanan terhadap Barcelona semakin besar. Tim tamu sempat mencetak gol tambahan, namun kembali VAR membatalkannya hingga laga berakhir dengan skor 2-1.
“Kami harus belajar mengelola momen-momen seperti ini. Copa del Rey selalu memberi kejutan,” ucap Marcus Rashford.
Kemenangan ini memastikan Barcelona melaju ke semifinal Copa del Rey dan menunggu lawan dari tiga pertandingan lain yang masih akan dimainkan.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Barcelona dengan penguasaan bola mencapai 73 persen serta menciptakan lebih banyak peluang, meski Albacete mampu memberi perlawanan hingga menit akhir.@fajar