Search
Close this search box.

Angkatan Muda Ka’bah Jabar Apresiasi atas Terpilihnya Gus Yahya Sebagai Ketum PBNU

Ketua DPW AMK Jabar, Joy Pendhita. /visi.news/ist

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Jawa Barat (Jabar) mengapresiasi sikap Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) terpilih, Yahya Cholil Staquf yang tidak ingin organisasinya menjadi alat politik.

Demikian dikatan Ketua AMK Jabar, Joy Pendhita mengatakan sikap Gus Yahya tersebut merupakan pengejawantahan khittah asli NU, dan dinilai wajar, pasalnyan level NU jauh di atas partai politik (Parpol).

“Sikap dan komitmen Gus Yahya merupakan sikap pengejawantahan Khittah NU yang asli, kami rindu dan menyambut baik, karena NU jauh di atas parpol,” katanya.

Kepada VISI.NEWS Senin (3/1/22) Joy mengungkapkan, jika NU diposisikan dibawah parpol, terlebih dikooptasi dan dimonopoli oleh parpol tertentu, sama artinya dengan upaya mengerdilkan ormas islam terbesar di Indonesia tersebut.

“Jadi sikap Gus Yahya patut didukung, karena NU jauh di atas partai politik, NU harus fokus memberdayakan masyarakat dan menjadi organisasi yang mandiri,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Joy menegaskan, AMK ditingkat Jabar, siap bekerja sama dengan NU guna memperjuangkan kepentingan umat serta untuk kemandirian NU.

“AMK Jabar siap untuk bekerja sama dengan NU untuk memperjuangkan kepentingan umat,” tegasnya.

Sekedar informasi, pasca terpilihnya Gus Yahya sebagai Ketum PBNU beberapa waktu lalu, kaka kandung dari Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas Itu, menyatakan bahwa NU memiliki hubungan erat dengan salah satu parpol.

“Namun Gus Yahya lantang menegaskan bahwa NU tidak boleh menjadi alat politik parpol tertentu atau parpol-parpol lainnya,” pungkasnya.@eko

Baca Berita Menarik Lainnya :