Search
Close this search box.

Bantuan Kemanusiaan Tiba di Gaza Setelah Kesepakatan Gencatan Senjata

Ilustrasi truk bantuan kemanusiaan oleh PBB./visi.news/straight arrow news

Bagikan :

VISI.NEWS | PALESTINA – Kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas membuka jalan bagi masuknya 634 truk pembawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza pada hari Minggu (19/1/2025) waktu setempat. Bantuan ini mencakup berbagai barang penting seperti bahan bakar, pasokan medis, makanan, sayuran, dan buah-buahan. Sebanyak 310 truk tiba di Gaza utara, sementara 324 truk lainnya menuju Gaza selatan.

Di bawah kesepakatan ini, sekitar 600 truk bantuan per hari akan diizinkan masuk ke Gaza. Selain itu, perlintasan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir akan dibuka kembali setelah tujuh hari kesepakatan tersebut. Rencana kesepakatan ini terdiri dari tiga fase yang melibatkan pertukaran tahanan, upaya menuju kedamaian yang berkelanjutan, serta gencatan senjata permanen dan penarikan pasukan Israel dari Gaza.

Sementara itu, perang yang berlangsung di Gaza telah menewaskan hampir 47.000 orang, mayoritas dari mereka adalah perempuan dan anak-anak, serta melukai lebih dari 110.700 orang lainnya. Selain itu, lebih dari 11.000 orang masih hilang, dan situasi ini menambah krisis kemanusiaan yang mendalam di wilayah tersebut.

Pada November, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pemimpin otoritas Israel, Benjamin Netanyahu, dan mantan kepala pertahanan Yoav Gallant, atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza. Selain itu, Israel juga tengah menghadapi tuntutan atas kasus genosida terkait tindakannya di wilayah ini. @ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :