Mapag Tamba STI Tampil pada Hari Teater se-Dunia di Pendopo Wisma Seni Taman Budaya Jawa Tengah

Editor Foto-foto Bambang Melga Suprayogi. /visi.news
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Karya Teater Mapag Tamba, olahan Sutradara Candra N Pangeran, menceritakan makna dari Mapag Tamba sendiri yang merupakan ritual adat tradisi di Indramayu. Ritual itu dilakukan menjelang musim tanam padi dimana masyarakat/tetua desa menyiramkan air mantra ke pesawahan. Garapan ini merupakan bentuk tafsir bebas peristiwa ritual tersebut.

Karya Teater Mapag Tamba ini semakin lengkap. dengan koreografer Iing Sayuti, seorang seniman tari kontemporer asal Cirebon. Sedangkan para aktor tari diantaranya, Boedi Poernomo, Ray Mengku Sutentra, Iing Sayuti, Candra N Pangeran, Ratih Indriani, Savika Nurul ‘Ain, dan penata musiknya, Dewo Kustik.

Kang Iing Sayuti sendiri, seorang penari yang berkiprah di Sekolah Teater Indramayu, dimana lembaga ini adalah sebuah lembaga pelatihan teater dan akting yang berdiri sejak 2019 di Indramayu.

Para pendirinya berasal dari berbagai komunitas/kelompok teater. Beberapa produksi telah dipentaskan diantaranya, Antigone, Wanci, Rendeng, dll.

Sekolah Teater Indramayu (STI) didukung dan selalu di support oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indramayu, dan Dewan Kesenian Indramayu. Mengikuti perayaan Hari Teater Dunia (Hatedu) yang diselenggarakan Omah ArtTurah, Taman Budaya Jawa Tengah dan Yayasan Pelaku Teater Indonesia (YPTI).

STI membawakan lakon Mapag Tamba yang merupakan suatu ritual adat yang ada di Kabupaten Indramayu.
Sesuai dengan tema Hatedu #10 “Daya Hidup Seni Pertunjukan” Dimana bahwa segala akar seni pertunjukan berasal dari peristiwa ritual adat.

Mapag Tamba garapan STI merupakan tafsir bebas dari ritual mapag tamba yang sebenarnya dan masih dilaksanakan di Indramayu yang sudah terdaftar sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).

Meskipun di Indramayu memiliki beberapa ritual adat seperti mapag sri, sedekah bumi dan lain sebagainya, tetapi sepertinya mapag tamba memiliki keunikan tersendiri yang tidak ditemukan di daerah lain.

Baca Juga :  Tim Merah Putih Loloskan 7 Partai ke Perempatfinal Korea Open 2022

Pertunjukan teater Mapag Tamba Sekolah Teater Indramayu dengan pemain Boedi Poernomo, Ray Mengku Sutentra, Candra N Pangeran, Iing Sayuti, Ratih Indriani, Savika Nurul Ain. Penata Musik Dewo Kustik, Penata Tari Iing Sayuti. Artistik Halpyansah Leo Wijaya. Visual Adli P Nugraha. Sutradara Candra N Pangeran.

Pimpinan Produksi Garapan teater Mapag Tamba, Boedi Poernomo dan didampingi Hj. Uum Umiati Kabid Kebudayaan dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indramayu, telah menampilkan mapag tamba, dengan sangat baik dalam perhelatan hari teater sedunia di Taman Budaya Jawa Tengah, 19 Maret 2023 kemarin.

Boedi Poernomo selaku pimpinan produksi menyampaikan bahwa agenda selanjutnya garapan teater Mapag Tamba ini akan ditampilkan di Taman Budaya Lampung dalam peristiwa Hari Tari Dunia pada bulan April 2023.

@bambang melga suprayogi

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Songsong Ramadan Dompet Dhuafa Jawa Barat Gelar Gebyar Tarhib Bersama Ratusan Disabilitas

Sel Mar 21 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Masjid Agung Trans Studio Bandung menjadi saksi terselenggaranya Gebyar Tarhib Ramadan Dompet Dhuafa Jawa Barat pada Senin (20/3/2023). Mengusung tema “Andaikan Ini Ramadan Terakhirku” kegiatan ini mampu menaikkan animo masyarakat muslim untuk hadir dalam rangkaian Tablig Akbar. Kajian islam ini menghadirkan 2 (dua) tokoh Da’i […]