Search
Close this search box.

Thailand Periksa Proyek Konstruksi China Usai Gedung Runtuh akibat Gempa

Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra./visi.news/facebook @SinZiTai.

Bagikan :

VISI.NEWS | THAILAND – Pemerintah Thailand melakukan penyelidikan terhadap proyek-proyek konstruksi yang melibatkan kontraktor China setelah sebuah gedung di Bangkok ambruk akibat gempa. Gedung tersebut, yang dirancang sebagai Kantor Audit Negara (SAO), dibangun oleh Italian Thai Development (ITD) bersama China Railway No.10 Engineering Group.

“Semua instansi terkait diinstruksikan melakukan investigasi lebih dalam untuk mengetahui berapa banyak proyek lain yang sedang dikerjakan perusahaan itu,” ujarPaetongtarn, dikutip Bangkok Post, Rabu (2/4/2025).

Ia juga meminta Departemen Investigasi Khusus (DSI) untuk menyelidiki dugaan penggunaan batang baja yang tidak memenuhi standar dalam pembangunan gedung tersebut.

Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa batang baja dari lokasi konstruksi gagal memenuhi standar massa, komposisi kimia, dan daya tahan terhadap tekanan. Lebih lanjut, diketahui bahwa baja tersebut diproduksi oleh perusahaan yang pabriknya sudah ditutup sejak Desember karena pelanggaran lain.

Paetongtarn menegaskan bahwa insiden ini telah merugikan nyawa dan mencoreng citra Thailand. Ia menekankan bahwa semua bangunan di Bangkok harus mematuhi standar keselamatan yang ketat.

Selain proyek SAO, China Railway No.10 juga terlibat dalam pembangunan Kantor Sumber Daya Air Nasional serta beberapa bagian proyek kereta cepat Bangkok-Nong Khai. Wakil Menteri Perdagangan Thailand, Napintorn Srisunpang, mengungkapkan bahwa pemegang saham China Railway No.10 terhubung dengan 13 perusahaan lain yang kini sedang diselidiki untuk dugaan kolusi atau praktik nominee menggunakan nama warga Thailand.

Gempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang terjadi di Myanmar pekan lalu turut mengguncang Thailand dan menyebabkan 19 korban jiwa, dengan 12 di antaranya tewas di gedung yang runtuh tersebut. Kini, pemerintah Thailand bertekad memastikan bahwa semua proyek konstruksi di negara itu memenuhi standar hukum dan keselamatan yang berlaku. @ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :