VISI.NEWS|BANDUNG -Juventus memetik kemenangan krusial 2-0 atas Benfica pada matchday ketujuh fase liga Liga Champions 2025/2026 di Allianz Stadium, Turin, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. Laga yang berjalan ketat tersebut ditentukan oleh efektivitas tuan rumah dan satu momen tragis yang membuat Benfica kehilangan arah pertandingan.
Selama hampir satu jam, duel berlangsung alot dengan kedua tim saling menekan tanpa banyak peluang bersih. Juventus akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-55 lewat Khephren Thuram yang muncul dari lini kedua. Gol tersebut mengubah dinamika permainan dan memaksa Benfica keluar dari rencana awalnya. Sembilan menit berselang, Weston McKennie menggandakan keunggulan Juventus dan mengunci kendali laga.
Massimiliano Allegri menegaskan timnya menang karena disiplin dan kesabaran.
“Kami tahu pertandingan ini tidak bisa dimenangkan dengan tergesa-gesa. Kami menunggu celah dan memanfaatkannya,” ujar Allegri.
Tragedi bagi Benfica datang saat mereka memperoleh peluang emas melalui titik penalti. Kesempatan untuk memperkecil ketertinggalan itu gagal dimaksimalkan dan justru menjadi titik balik yang mematikan harapan tim tamu. Setelah momen tersebut, Benfica kesulitan membangun kembali kepercayaan diri hingga akhir laga.
Jose Mourinho mengakui kegagalan tersebut berdampak besar pada mental timnya.
“Di pertandingan seperti ini, satu momen bisa mengubah segalanya. Kami kehilangan momen itu,” kata Mourinho.
Di kubu Juventus, peran Weston McKennie menjadi pembeda. Gelandang asal Amerika Serikat itu tampil agresif di babak kedua, mencetak gol, dan mengangkat intensitas permainan tuan rumah.
“Saya hanya mencoba memberi energi dan membantu tim menang,” ujar McKennie.
Selain McKennie, Khephren Thuram juga mencuri perhatian lewat gol pembuka yang memecah kebuntuan.
“Gol itu penting karena pertandingan sangat tertutup,” kata Thuram.
Di lini belakang, Juventus sempat berada dalam tekanan, terutama setelah pelanggaran Gleison Bremer yang berujung penalti. Namun kegagalan Benfica menjadi penyelamat bagi Bianconeri. Kiper Michele Di Gregorio sebelumnya juga tampil menentukan dengan satu penyelamatan penting di babak pertama.
“Itu penyelamatan krusial. Kami tetap fokus sejak menit awal,” ucap Di Gregorio.
Kemenangan ini mengangkat Juventus ke peringkat ke-15 klasemen fase liga dengan 12 poin dan menjaga peluang mereka bertahan di kompetisi Eropa. Sementara itu, Benfica harus menerima kenyataan pahit tertahan di posisi ke-29 dengan enam poin, hasil yang membuat langkah mereka semakin berat.@fajar