Memimpin Perubahan Digital dalam Bisnis di Indonesia, Yosia Sugialam, CEO Paper.id, Terpilih Sebagai Endeavor Entrepreneur ke-96

Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA – Penagihan dan pembayaran merupakan dua aspek krusial dalam menjalankan transaksi bisnis, tetapi seringkali menjadi hambatan yang signifikan bagi banyak perusahaan.

Kendala-kendala seperti proses manual yang rumit, keterlambatan dalam pembayaran, serta risiko kesalahan administratif dapat berdampak besar pada arus kas perusahaan dan pertumbuhan bisnis.

Kesadaran akan pentingnya solusi yang dapat menyederhanakan dan mempercepat proses
pengelolaan invoice dan pembayaran bisnis semakin meningkat di kalangan para pemimpin perusahaan rintisan, seperti yang diamati oleh Yosia Sugialam, CEO dan Co-Founder Paper.id.

Berdiri sejak tahun 2016, Paper.id merupakan platform pembayaran digital B2B terbesar di Indonesia yang melayani lebih dari 100 ribu bisnis, termasuk J&T Cargo, Shipper, Kopi Kenangan, dan lainnya.

Paper.id hadir sebagai solusi yang meng-otomatisasi proses penagihan, pembayaran, hingga pembuatan laporan keuangan sederhana, dan akuntansi. Paper.id membantu bisnis di Account Payable (AP) & Account Receivable (AR), baik itu klien yang ingin menerbitkan tagihan kepada kliennya maupun membayar pemasok.

Dengan menggunakan Paper.id, proses penerbitan faktur (Invoice) dapat dilakukan secara digital, begitu juga dengan proses rekonsiliasinya. Perngguna juga dapat mengakses puluhan metode pembayaran, termasuk pembayaran melalui kartu kredit dan pendanaan berbasis invoice yang memberikan tempo pembayaran lebih panjang.

Paper.id juga memiliki beberapa kemitraan strategis, termasuk kerja sama co-brand dengan BRI (Bank Rakyat Indonesia) untuk meluncurkan PAPERCARD, yang merupakan kartu kredit Visa Platinum Bisnis pertama di Indonesia. Selain itu, Paper.id juga memiliki kemitraan dengan perbankan lainnya seperti UOB, Bank MNC, BNI, dan JCB. Melalui beragam kerja sama dan inovasi dalam perusahaan yang ia pimpin, Yosia Sugialam bertekad untuk mendorong digitalisasi bisnis secara menyeluruh di Indonesia.

Baca Juga :  Mengenal Lebih Dekat Monumen Bandung Lautan Api

Yosia Sugialam terpilih sebagai Endeavor Entrepreneur ke-96 melalui International Selection Panel (ISP) ke-98 yang diselenggarakan di Ha Long Bay, Vietnam pada tanggal 25-27 Maret 2024 lalu. Ini merupakan pengakuan terhadap pencapaian dan visi Yosia yang sejalan dengan misi Endeavor
secara global.

Yosia mengungkapkan, “Saya sangat senang dan terhormat atas terpilihnya saya sebagai Endeavor Entrepreneur. Ini adalah babak baru dalam perjalanan kewirausahaan saya, dan saya berharap dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi industri dan ekosistem kewirausahaan di Indonesia bersama Endeavor,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada VISI.NEWS, Kamis (25/4/2024).

Devina Hartono, Executive Director Endeavor Indonesia, menyambut Yosia dengan antusias. “Kami bangga melihat Yosia Sugialam menjadi bagian dari jaringan Endeavor setelah melalui beberapa tahap seleksi secara lokal dan global selama 6 bulan terakhir. Yosia tidak hanya mencerminkan sosok “founder” perusahaan rintisan yang inovatif dan luar biasa, namun juga seorang leader yang humble, sangat ingin menerima masukan dan bertumbuh secara perusahaan dan personal sehingga Yosia sangat sejalan dengan misi Endeavor. Dukungan global di lebih dari 40 negara dan 3000 mentor yang kami tawarkan akan membantu Yosia dan Paper.id dalam mencapai potensi sepenuhnya dan menjadi role model bagi perusahaan rintisan lain di Indonesia yang tentunya mempunyai semangat dan visi misi yang sama dengan Endeavor”.

Penjurian dalam Endeavor International Selection Panel dilakukan cukup ketat lewat keberadaan panelist yang kompeten dari mancanegara, seperti Christopher Schroeder (Venture Investor of Next Billion Ventures), Vu Lam (CEO of Katalon – Endeavor Entrepreneur and Endeavor Vietnam Board Member), Giang Pham (Co-Founder & CXO, Genetica – Endeavor Vietnam Board Member), Rob Coneybeer (Founder of Shasta Ventures), Oliver Rippel (Co-Founder & Partner of Asia Partners), dan Joanna Rees (Executive Chairman of West Global – Endeavor Global Board Member).

Baca Juga :  Protokol AKB Sektor Ketenagakerjaan Jabar Disusun Komprehensif

Endeavor Entrepreneur dipilih berdasarkan kriteria ketat dan komitmen mereka terhadap
pertumbuhan bisnis yang berdampak tinggi.

Mereka harus memiliki visi yang besar, kualitas kepemimpinan yang kuat, serta komitmen untuk berbagi pengetahuan dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan sesama penemu perusahaan rintisan untuk menciptakan ekosistem startup yang saling mendukung.

Yosia Sugialam sendiri terpilih atas dasar kesepakatan para panelis dan tim juri, dengan penekanan pada dampak yang dihasilkan oleh Paper.id sesuai dengan misi Endeavor untuk mempromosikan “High-Impact Entrepreneurship”.

Dengan bergabungnya Yosia Sugialam, hingga kini sudah ada 96 Endeavor Entrepreneur yang berhasil tercetak. Beberapa founders yang sudah menjadi Endeavor Entrepreneur diantaranya pendiri dan CEO eFishery, Kopi Kenangan, Bobobox, Kitabisa.com, Paxel, Waresix, AwanTunai, Pinhome, Buttonscarves, serta lainnya.

Endeavor adalah komunitas global terkemuka dari, oleh, dan untuk High-impact Entrepreneurs — mereka dengan mimpi besar, mampu meningkatkan skala bisnis
dengan cepat, serta berkontribusi kembali kepada masyarakat. Didasari oleh keyakinan kami bahwa High-impact Entrepreneur mampu mentransformasikan ekonomi,
Endeavor memiliki misi untuk membangun ekosistem kewirausahaan dalam pasar yang berkembang di seluruh dunia.

Diluncurkan pada tahun 1997, program kami dirancang untuk menemukan, memilih, dan meningkatkan entrepreneur dengan potensi besar demi kesuksesan berskala
besar dan memperluas kemampuan serta kesuksesan mereka untuk terus bertransformasi secara berkelanjutan di pasar dalam negeri maupun luar negeri.

Lebih dari 2,500 EE (Endeavor Entrepreneurs) di lebih dari 40 pasar di seluruh Amerika Latin, Asia, Afrika, Timur Tengah, Eropa, Amerika Serikat, serta Kanada, telah menciptakan
lebih dari 4.1 juta pekerjaan bernilai tinggi, menghasilkan total pendapatan hingga lebih dari $50 miliar pada tahun 2022, serta menginspirasi generasi entrepreneur
masa depan untuk berpikir lebih luas, membuat keputusan bisnis yang lebih baik, serta melipatgandakan dampaknya.

Baca Juga :  Tidak Ada Nama Kang Emil Direkom NasDem Jabar, Saan Mustopa Usung Siapa?

Endeavor hadir di Indonesia pada tahun 2012 dan sampai saat ini telah memilih dan mendukung 96 EE terkemuka dari 67 perusahaan (per April 2024), beberapa di
antaranya adalah pendiri dan CEO eFeFishery, Kopi Kenangan, Bobobox, Kitabisa.com, Female Daily Network, Waresix, Cottonink, Pinhome, Buttonscarves, serta
lainnya – dengan bantuan lebih dari 100+ pemimpin bisnis di jaringan lokal kami dan lebih dari 3,000 jaringan di seluruh dunia sebagai mentor.

Dana investasi bersama berbasis hukum Endeavor – Endeavor Catalyst, didirikan untuk berinvestasi secara eksklusif di perusahaan yang dipimpin oleh Endeavor
Entrepreneurs serta untuk mempertahankan operasi jangka panjang Endeavor dengan cara yang selaras dengan misi kami.

Hasil dari Endeavor Catalyst didistribusikan kepada mitra khusus kami untuk mendukung operasional Endeavor di seluruh dunia.

Endeavor Catalyst memiliki lebih dari $500 juta AUM di empat putaran pendanaan dan telah melakukan lebih dari 260 investasi hingga saat ini di lebih dari 35 pasar
yang berbeda. Saat ini portofolio Endeavor Catalyst terdiri dari 53 perusahaan dengan nilai lebih dari $1 miliar.

@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Persib Vs Borneo FC Malam ini, Lokasi Penukaran Tiket

Kam Apr 25 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG -Penukaran e-ticket dengan gelang penanda pertandingan kandang terakhir Persib di regular series Liga 1 2023/2024 dilakukan di Kodim 0624 Jalan Raya Soreang Cipatik, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung Kamis (25/4/2024). Penukaran e-ticket dimulai pukul 07.00-18.30 WIB. Pada pertandingan tersebut, Persib akan berhadapan dengan Borneo FC di Stadion […]