Pernyataan Sikap Gerakan Mahasiswa 77-78 Mengenai Pemilu 2024

Editor jumpa pers, penyampaian pernyataan sikap 77-78 tentang Pilpres di Resto Kampoeng Bangka, Jl. Panglima Polim St No. 102 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (30/2/2024). /visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA – Gerakan Mahasiswa (Gema 77-78), yang telah lama berjuang untuk demokrasi dan hak asasi manusia, menegaskan sikapnya terkait kondisi politik terkini di Indonesia. Berikut isi pernyataan yang diterima VISI.NEWS dari Gema 77-78 Dwi Subawanto, Selasa (30/2/2024).

1. Pelanggaran Etika Berat dalam Keputusan MK No.90/2023: Gerakan Mahasiswa 77-78 menyayangkan adanya pelanggaran etika berat dalam keputusan Mahkamah Konstitusi No.90/2023 yang diduga direkayasa untuk meloloskan Gibran sebagai Cawapres, melibatkan Anwar Usman, adik ipar Presiden Jokowi. Pemecatan Anwar Usman sebagai Ketua MK menjadi langkah yang tepat dalam menghadapi nepotisme.

2. Keterlibatan Prabowo Subianto: Gerakan ini mengecam keterlibatan Prabowo Subianto yang masih menerima Gibran sebagai cawapres, mengabaikan pelanggaran etika berat. Perlu evaluasi sistem pencalonan Capres dan Cawapres serta demokrasi prosedural untuk mencegah pelaku kejahatan HAM mencalonkan diri.

3. Tindakan Nepotisme dan Pelanggaran Hukum: Presiden Joko Widodo, Anwar Usman, Gibran, dan Iriana diduga terlibat dalam tindak pidana nepotisme berat, melanggar UU No.28 Tahun 1999. Gerakan Mahasiswa 77-78 mendukung laporan kasus ini ke PTUN dan Bareskrim Polri.

4. Bahaya Campur Tangan Presiden: Gerakan ini menyoroti bahaya campur tangan Presiden Joko Widodo dalam Pilpres, terutama keberpihakan terhadap putranya Gibran. Mereka menilai hal ini dapat membahayakan legitimasi pemilu dan menimbulkan kekacauan di masa depan.

5. Evaluasi Sistem Pencalonan: Gerakan Mahasiswa 77-78 mendorong evaluasi sistem pencalonan Capres dan Cawapres, termasuk penelitian khusus terhadap berbagai pelanggaran hukum dan etika. Surat Keterangan Catatan Kepolisian tidak cukup, harus didukung dengan bukti kelulusan asli.

6. Pertanggungjawaban dan Keselamatan Bangsa: Gerakan ini merasa berkewajiban untuk menyelamatkan bangsa dan negara, mengingatkan pada bahaya keberlanjutan kekuasaan rejim Joko Widodo melalui rekayasa konstitusi dan pelanggaran etika bernegara.

Baca Juga :  RDS Desa Rancaekekkulon Adakan Penyuluhan Konvergensi Stunting

7. Panggilan untuk Aksi Warga: Gerakan Mahasiswa 77-78 memanggil semua pihak yang mencintai kedaulatan rakyat dan demokrasi untuk mengawasi dengan kritis pelaksanaan pemilu dan menjaga integritasnya, menghindari kekacauan yang dapat timbul akibat curang dalam proses pemilu.

@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Prabowo-Gibran Unggul Jauh di Survei LSI Denny JA, Pilpres 2024 Bisa Satu Putaran

Sel Jan 30 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka semakin mendekati kemenangan di Pilpres 2024. Berdasarkan hasil survei terbaru LSI Denny JA, elektabilitas Prabowo-Gibran sudah mencapai 50,7 persen, melewati angka kritis untuk menang di satu putaran. Survei yang dilakukan pada tanggal 16-26 Januari 2024 […]