VISI | Bukan Sekedar Ibadah

Silahkan bagikan

Oleh Idat Mustari

MEMANG hari ini banyak perilaku manusia yang kontra produktif. Ada kepribadian ganda yang menimpa banyak orang muslim. Di satu sisi terlihat rajin beribadah ke masjid, tapi disisi lain,juga rajin curangin orang. Salatnya tak pernah putus tapi tak putus pula nipu orang.

Ucapan salam diakhir shalat ke sebelah kanan-kiri yang sejatinya berikrar pada Allah,”Aku akan membuat orang-orang sebelah kanan-kiri ku selamat oleh kehadiranku.” Bahkan yang merasa aman bukan saja hanya orang Islam melainkan seluruh manusia dari suku dan agama apa saja.

Jika salat hanya sebatas gugur kewajiban. Jika salat hanya sebatas gerakan tubuh dan kumat kamit bacaan. Makna shalat tak di dapat. Jika seperti itu,maka namanya “Yoga bersyariah,”kata  Husen Jafar Al-Hadar.

Jika sekedar pergi ke Mekah di musim haji atau umrah, itu namanya “traveling bersyariah,” Jika makna haji dan umrah tidak mengubah dirinya menjadi pribadi yang lebih baik.

Puasa sih puasa tapi akalnya tak puasa untuk berhenti jahatin orang. Puasa sih puasa tapi pikirannya tak puasa dari mengelabui orang. Puasa sih puasa, tapi mulutnya tak puasa dari asal nyablak tak peduli orang lain sakit hatinya atau tidak. Itulah yang puasa sebatas makan dan minum. Makna puasa tak menembus dinding jiwanya, kecuali lapar dan haus saja. Puasa seperti itu namanya, “diet beryariah.”

Tak sedikit orang mengira bulak balik umrah Allah menyukainya, padahal sama sekali tidak, jika tidak baik pada sesama manusia. Bahkan seseorang yang shalat tahajud nya sepanjang hari, puasa sunah di sepanjang tahun  divonis sebagai ahli neraka karena menyakiti hati tetangganya.

Saat kita  tidak shalat maka cukup dengan memohon ampun kepada Allah maka Allah pun  akan mengampuni. Namun saat kita berbuat zalim, aniaya,memfitnah orang, menjatuhkan orang yang tak berdosa, pokoknya segala prilaku yang membuat orang lain terluka hatinya atau terzalimi, tidak serta merta selesai dengan membaca istigfar. Kita harus meminta maaf dan memperoleh pemaafan dari  orang yang kita sakiti, kita curangi, kita jahati dan untuk ini tidaklah mudah Allah mengampuni.

Baca Juga :  Dome Balerame Ditutup Sementara untuk Menghindari Ancaman Pandemi

Semoga kita jadi pribadi yang bagus ibadah ritualnya, juga bagus ibadah sosialnya. Baik hubungannya dengan Allah, juga bagus interaksi sosialnya dengan sesama.

Selamat aktivitas, semoga sehat selalu, bahagia selalu, panjang umur dan mati dalam keadaan husnul khatimah. Selamat Jumatan semoga berkah. ***

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Menang dari Borneo FC 2-1, Persib Runner-Up Reguler Series

Jum Apr 26 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Persib memastikan diri menjadi runner-up regular series Liga 1 2023/2024 setelah meraih kemenangan 2-1 atas Borneo FC pada pertandingan pekan ke-33 Liga 1 2023/2024 di Stadion Si Jalak (SJH) Kabupaten Bandung, Kamis, 25 April 2024. Dua gol Persib disumbangkan David da Silva menit 20 dan […]